BERITA

Distan Sumbawa akan Berikan Penggantian yang Gagal Panen

Selasa, 22 Oktober 2019   admin   63  

Distan Sumbawa akan Berikan Penggantian yang Gagal Panen


Pemerintah Pusat melalui Dinas Pertanian memberikan uang kepada petani padi sebesar Enam Juta (6.000.000) Rupiah perhektar bagi yang gagal panen dengan kriteria tertentu seperti diakibatkan orgasme tanaman padi karena hama atau lainnya hingga mengakibatkan terjadinya gagal panen.
Namun demikian itu akan diberikan apabila masyarakat ikut dalam asuransi usaha tani untuk komoditi padi dengan syarat mengikuti ketentuan yakni mendaftar melalui Poktan masing-masing dengan membayar polis asuransi individu sebesar tiga puluh enam ribu rupiah (36. 000) pertahun dengan maksimal luas lahan sebesar 2 Ha per orang tidak boleh lebih.
Sebenarnya ini sudah berjalan sejak tahun 2015 lalu namun karena lemahnya pemahaman masyarakat dan disebabkan trauma dengan istilah asuransi menyebabkan ada kekahawatiran ribet atau tidak mungkin dibayarkan saat terjadi claem. Padahal sebenarnya karena ini program pemerintah dalam rangka memberikan perlindungan kepada petani akibat gagal panen dan merupakan bahagian dari mendorong swasembada pangan. Sehingga asuransi usaha tani ini menjadi program sebagai upaya khusus dalam rangka swasembada pangan itu sendiri. Jadi tidak mungkin tidak dibayarkan apalagi perusahan mitra itu qualified tidak seperti dikhawatirkan.

Saat ini tahun 2019 animo masyarakat terbilang lumayan baik seiring intensitas sosialisasi yang dilakukan oleh para penyuluh pertanian dimana sudah terdaftar secara global luas areal yakni 89 RB Ha yang sudah terdaftar, mudahan saja bisa ada peningkatan

Melihat situasi cuaca yang kurang bersahabat diharapkan petani bisa dan ikut dalam asuransi ini sebagai upaya antisipasi dan perlindungan terhadap dirinya. Demikian dipaparkan Kepala Distan Kabupaten Sumbawa, melalui Kabid Prasarana, Sarana dan Penyuluhan Distan Kab. Sumbawa  Isnaini, SP

  • Share on :

  • Berita Lainnya
  • Pengembangan dan peningkatan produksi jagung mendukung eksport atau substitusi import di Kabupaten Sumbawa.

    Pengembangan dan peningkatan produksi jagung mendukung eksport atau substitusi import di Kabupaten Sumbawa.

    Lomba BPP Model tingkat Provinsi di Balai Penyuluh Pertanian (BPP) Moyo Hilir Kabupaten Sumbawa

    Dinas Pertanian Sumbawa kedatangan Tim Penilai Lomba Balai Penyuluh Pertanian (BPP) Model, Kelompok Tani, Gapoktan, Petani Berprestasi, dan Penyuluh Tauladan Tingkat Provinsi Nusa Tenggara Barat di Kecamatan Moyo Hilir

    Kadis Pertanian Minta Pola dan Jadwal Tanam Dibenahi

    berkaitan dengan sistem yang diterapkan dalam pengelolaan dan pemanfaatan areal lahan pertanian, baik itu dalam menghadapi yang musim kemarau maupun musim hujan, maka yang pasti sistem dan kegiatan pola tanam maupun jadwal tanam itu mustinya kita benahi bersama.